Keluyuran Malam Sambil Berbugil Ria Bonyok Dihajar Massa

Share
Info Lowongan Kerja Bank BUMN CPNS Pertamina


Entah, sebenarnya apa maksud, sopir bus Munardi Abdullah (33), warga Kecamatan Peusangan, Bireuen ini telanjang malam-malam. Mungkin, kalau telanjangnya di kamar mandi, kita makfum saja, tapi ini malah mengendap-ngendap di kampung orang dengan nyaris tanpa busana.

Melihat perbuatan nyeleneh ini, warga yang melihat langsung berusaha mengamankan lelaki ini. Saat dikejar, lelaki itu malah bersembunyi di atas pohon kelapa. Sontak berhembus rumor macam macam, termasuk kemungkinan Munardi ‘mengamalkan’ ilmu perdukunan, untuk mencari tumbal.

Akibatnya, Munardi babak belur dihajar massa ketika berhasil ditangkap warga Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen, Sabtu (11/12) sekitar pukul 22.00 WIB. Wajah dan sekujur tubuhnya dibuat bak sansak hidup oleh warga yang memergoki aksi nekat lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai sopir bus itu.

Menurut keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber, Ternyata Munardi sudah lama diincar warga Desa Geulanggang Gampong, karena hampir tiap malam selama sepekan ini berkeliaran di kawasan jalan irigasi Dusun Cureh Timu, Desa Geulanggang Gampong.

Pada malam kejadian, pemuda itu ditemukan sedang menyusup di belakang rumah warga desa itu dan anehnya saat ditangkap warga, pemuda tersebut tak berpakaian, tetapi hanya membalut dirinya dengan sehelai sajadah tua.

“Pada saat saya melihat pemuda itu di belakang rumah saya malam itu, ia sedang tidak berpakaian, hanya memakai sehelai sajadah tua. Sontak ratusan warga lainnya keluar rumah dan mencari pemuda tersebut. Rupanya Munardi lari ke kebun kelapa dan bersembunyi atas pohon kelapa,” ujar Mulyadi, warga Geulanggang Gampong.

Lanjut Mulyadi, warga baru mengetahui keberadaan pemuda itu bersembunyi di atas pohon kelapa, setelah sebuah kelapa jatuh dari atas pohonnya, lalu warga menyenternya, rupanya ada seorang pemuda diatas pohon nyiur tersebut. Selanjutnya pemuda itu dibawa ke permukiman penduduk, di situlah warga mengamuk dan menghajarnya hingga luka-luka di bagian wajahnya, karena warga menduga pemuda tersebut maling.

Beberapa saat kemudian, warga Desa Geulanggang Gampong menghubungi polisi, sekitar 10 menit kemudian sejumlah anggota Polsek Jeumpa tiba di lokasi dan membawa pemuda itu ke Mapolsek tersebut untuk diamankan dari amukan massa.

Pihak Polsek Jeumpa membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pemuda yang sebelumnya ditangkap dan diamuk oleh warga Desa Geulanggang Gampong.

“Saat ini pemuda tersebut telah kami amankan dalam Sel Mapolsek Jeumpa, namun belum kami mintai keterangan, karena Kapolsek sedang berada di luar daerah,” ujar seorang anggota jaga di Mapolsek setempat kemarin.


Lowongan Kerja SMA SMK